Asal-usul Tanaman Anggur

Asal-usul Tanaman Anggur
Berdasarkan catatan sejarah disebutkan bahwa tanaman anggur diasumsikan sudah ada semenjak kisaran jaman Meocene dan Thertiary. Asumsi ini disandarkan pada hasil temuan fosil daun, potongan cabang, serta biji anggur yang ditemukan di daerah Eropa dan Amerika Utara. Selain itu ditemukan juga fosil biji di daerah Eropa Tengah-Selatan.
Dari hasil penemuan ini maka dilahirkankanlah kesimpulan bahwa manusia sudah mengenal tanaman anggur semenjak jaman perunggu. Dari semua hasil penemuan tersebut maka lahir asumsi berikutnya yang menyimpulkan bahwa pada masa lalu sebagian besar tanaman anggur banyak tumbuh di dataran Eropa, Amerika Utara, dan Islandia, daerah dingin dekat Kutub Utara dan Greeland.
Pada kisaran abad ke-2 M, orang sudah mulai mengenal anggur sebagai minuman, buah meja dan kismis. Pengenalan ini tidak terlepas dari peran andil bangsa Romawi Kuno yang membawa varietas anggur yang dikenal sebagai Vitis Vinifera. Varietas ini kemudian menyebar ke bagian Timur Mediteranea hingga ke Afrika Utara. Selain itu, juga terdapat varietas lain, anggur untuk minuman, yang disebarkan ke Utara Selatan Mediteranea.
Melalui Persia dan India, tanaman anggur mulai merambah menuju Timur Jauh. Bersamaan dengan ini, negara-negara Eropa yang memiliki tanah jajahan di Asia, Afrika, maupun Amerika Selatan juga turut dalam dalam penyebarluasan tanaman anggur ke tanah-tanah negara-negara jajahannya.
Domestikasi tanaman anggur pertamakali dilakukan di Pengunungan Kaukasus Selatan yang berada di antara Kaspia dan Laut Hitam. Dari sini kemudian tanaman anggur mulaia menyebah ke Lembah Yordania dan Mesir. Budidaya dan teknologi pengolahan anggur masuk ke Yunani dan menyebar ke Spanyol, Jerman, Perancis dan Austria. Salah satu tokoh yang sangat berjasa dalam penyebarluasan tanaman anggur dalam catatan sejarah adalah Columbus.
Perjalanan panjang Columbus telah membuat anggur ikut menyebar ke Meksiko, Amerika Selatan, Asia dan Autria. Sementara untuk Indonesia sendiri, tercatat dalam sejarah bahwa tanaman anggur masuk ke Indonesia sudah semenjak zaman penjajahan Belanda. Beberapa sumber menyebutkan bahwa untuk di Indonesia sendiri anggur pertaman kali di tanam di Pulau Pisang (Sumbar), yang kemudian terus menyebar keseluruh penjuru tanah Nusantara.
Pada kisaran tahun 1828 tanaman anggur mulai dibudidayakan di daerah Kupang, Sulawesi, Besuki dan Banyuwangi. Seiring perjalanan waktu, saat ini sentra produksi anggur di Indonesia dapat Anda temuai di beberapa daerah, di antaranya; Klaten (Jawa Tengah), Kediri (Jawa Timur), dan Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta).
Anda tertarik untuk membudidayakan anggur? kami sedia bibit anggur baik untuk ditanam di areal sekitar rumah maupun di lahan terbuka lainnya, Anda dapat menghubungi Phone/Wa: 087838393451 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anggur; Si Manis Penyejuk Pekarangan